Pages

Jumat

Penyebab Suami Malas Bercinta Setelah Istri Melahirkan


Penyebab utama timbulnya berbagai masalah pada suami setelah istri melahirkan adalah kondisi psikologis yang labil. Menurut dr. Anita Gunawan, Spesialis Andrologi & Konsultasi Seksual, salah satu masalahnya adalah bisa kehilangan gairah untuk berhubungan seksual dengan istri. Apalagi jika suami yang kondisi psikologisnya nggak stabil ini menemani sang istri melahirkan sehingga menimbulkan perasaan trauma. Sebelum memutuskan untuk menemani istri atau nggak, ada baiknya si calon ayah melihat berbagai video persalinan yang banyak terdapat di internet. Dengan begitu, suami bisa mendapat gambaran seperti apa proses persalinan.

 "Alasan lainnya adalah karena suami memiliki perasaan yang hipersensitif," jelas dr. Anita soal penyebab malasnya suami berhubungan intim pasca istri melahirkan. Meski masalah ini dianggap wajar oleh dr. Anita, tapi hal ini juga nggak boleh dibiarkan terlalu lama. Jika dianggap remeh, suami bisa saja menderita impotensi dan hal ini tentu saja merugikan kedua pihak pasangan suami istri. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengajak suami ke dokter untuk berkonsultasi. Lalu, apa saja sebenarnya alasan suami jadi malas menyentuh istrinya?

Kasihan Pada Istri

Banyak alasan ayah baru enggan berhubungan intim dengan pasangan. Di antaranya masih terbayang-bayang "perjuangan" istri di ruang bersalin. Peristiwa ini umumnya membuat suami merasa kasihan terhadap istri. Dengan melakukan penetrasi saat berhubungan seksual, suami takut hal ini meyakiti istrinya. Jika ini terjadi pada suamimu, minta dirinya untuk tetap berkomunikasi denganmu saat melakukan hubungan seksual, dengan begitu suamimu bisa tahu posisi mana yang bisa menyakitimu dan mana yang nggak. Jika sudah dilakukan selama beberapa kali, lama-kelamaan trauma suami bisa hilang dengan sendirinya.

Merasa Bersalah

Pada saat melahirkan, banyak di antara kita, perempuan yang nggak bisa bersikap tenang saat mengalami perut mulas kesakitan. Umumnya, calon ibu memasang ekspresi menahan sakit, berteriak, atau bahkan ada yang sampai mencakar orang lain. Kesakitan sang istri saat akan bersalin ini bisa menimbulkan perasaan bersalah pada suami. "Suami yang melihat penderitaan istri bisa membuatnya bersalah karena dia merasa kehamilan sang istri akibat perbuatannya," jelas Dra. Henny Wirawan, M Hum, Psi. Karena rasa bersalah inilah, suami jadi malas berhubungan seksual dan takut istri kembali mengalami proses persalinan yang berat. Untuk mengatasinya, lagi-lagi diperlukan komunikasi yang baik antara suami-istri. Penjelasan dari istri bahwa proses melahirkan memang butuh perjuangan yang luar biasa, diharapkan bisa diterima oleh suami dan menghilangkan traumanya secara bertahap.

Trauma Menemani Persalinan

Selama menikah, suami pastinya terbiasa melihat alat vital istri dalam kondisi "normal". Tapi, saat akan melahirkan (khususnya secara normal), alat vital akan terlihat sedikit "mengerikan" sehingga bayangan itu terus teringat oleh suami. Apalagi jika suami melihat secara langsung proses keluarnya si kecil dari rahimmu, bisa-bisa pengalaman itu nggak akan terlupakan seumur hidupnya. Jangan langsung marah pada suamimu jika dia mengutarakan perasaannya ini, karena laki-laki memang pada dasarnya nggak dipersiapkan untuk melewati proses persalinan. Beri waktu pada suami untuk mengatasi rasa traumanya. Jika setelah beberapa lama malah makin menjadi, maka sudah waktunya untukmu dan suami berkonsultasi ke psikolog.

sumber : vemale.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Google+ Followers